Blog

Blog Terbaru

Ketahui Pengertian, Fadhilah, Syarat dan Ciri Umroh dan haji Mabrur

Umroh dan haji merupakan ibadah ibadah yang memerlukan banyak pengorbanan. Mulai dari pengorbanan harta, waktu, tenaga, dan bahkan nyawa. Oleh karena itu, setiap jamaah haji maupun umroh selalu mengharapkan ibadah yang mereka jalankan dapat diterima Allah dan menjadi umroh mabrur. Namun, apakah setiap jamaah sudah tau apa itu haji atau umroh mabrur, syarat dan ciri-cirinya ? jika belum, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian, syarat, dan ciri haji atau umroh mabrur. Dengan harapan, setiap jamaah umroh dapat mewujudkan umroh mabrur.

Pengertian

Sebelum lebih jauh membahas mengenai umroh mabrur, ada baiknya kita membahas pengertaiannya terlebih dahulu. Dalam syarah Muslim yang dituliskan oleh Imam Nawawi, “Haji mabrur itu ialah haji yang tidak dikotori oleh dosa, atau haji yang diterima Allah swt., yang tidak ada riya, tidak ada sum’ah tidak rafats dan tidak fusuq.”

Selain pengertian di atas, ada pengertian lain yang diutarakan oleh Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani, beliau berkata : “Haji mabrur yaitu haji yang tidak tercemar oleh perbuatan dosa sedikit-pun”. 

sedangkan pengertian mabrur menurut Imam Al-Qurtubi adalah haji yang telah terpenuhi setiap hukumnya dan telah terpenuhu setiap aktivitas didalamnya (rukun haji dan umroh) yang diwajibkan kepada seluruh mukallaf secara lengkap.

Singkatnya, haji atau umroh yang mabrur adalah haji atau umroh yang telah terpenuhi setiap rukunnya tanpa tercemar oleh dosa-dosa seperti sum’ah, riya, rafats dan fusuq.

Baca Juga : Hikmah Pelaksanaan Haji dan Umroh

Kenapa Harus Mendapatkan Haji dan Umroh Mabrur?

Sekarang pertanyaannya adalah kenapa kita harus mengusahakan umroh atau haji kita mabrur?

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Jabir, haji mabrur tidak mendapatkan balasan selain surga. Teks hadis sebagai berikut : 

Baca Juga  Pilih Haji atau Umroh Dulu? Panduan Lengkap untuk Memutuskan Pilihan Tepat

 

الحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

Artinya” tiada ganjaran untuk haji mabrur selain surga” (H.R Bukhori)

Selain itu haji mabrur merupakan salah satu 3 amalan terbaik yang disebutkan oleh Rasulullah dalam sebuah hadis Shahih. berikut nash hadisnya: 

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم: أي الأعمال أفضل؟ قال: إيمان بالله ورسوله، قال: ثم ماذا؟ ق ال: الجهاد في سبيل الله، قال: ثم ماذا؟ قال: حج مبرور.

Artinya: “Dari Abu Hurairoh R.A, Rasulullah SAW pernah mendapatkan pertanyaan “Amalah apa yang paling baik?” Rasulullah berkata “Iman kepada Allah dan Rausulullah”, “lalu apa ya Rasul?”, “Jihad di jalan Allah”, “lalu apa ya Rasulullah? “haji Mabrur”.

Bukan hanya itu saja, dalam artikel tentang kenapa kita harus umroh, kita membahas bahwasannya derajat haji dan umroh setara dengan jihad di jalan Allah. Jadi, dapat kita ambil kesimpulan bahwa haji ataupun umroh yang mabrur senilai dengan pahala orang yang berjihad di jalan Allah.

Dari seluruh alasan kenapa harus mendapatkan haji atau umroh mabrur di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa setiap jamaah haji atau umroh yang mabrur akan mendapatkan kemuliaan setara dengan mujahid di jalan Allah sekaligus mendapatkan jaminan surga di hari akhir kelak. wallahu a’lam 

Baca Juga : Keutamaan Ziarah ke Tanah Suci

ٍSyarat Haji dan Umroh Mabrur

Setelah memahami pengertian sekaligus fadhilah dari haji maupun umroh mabrur, kita perlu membahas mengenai syarat haji mabrur. berikut beberapa syaratnya : 

  1. Niat yang Tulus

hal pertama yang harus kita lakukan untuk mendapatkan haji ataupun umroh mabrur adalah memperbaiki niat. Kita harus senantiasa meluruskan niat. Niat berhaji atau umroh karena mengharap ridho Allah, bukan semata karena ingin dikabulkan doanya, mendapatkan gelar haji, atau hanya ingin dilihat soleh oleh orang lain. 

  • Rezeki yang Halal
Baca Juga  Cara Menghitung dan Tips Memperpendek Masa Tunggu Haji

Seperti yang telah kita bahas bersama bahwasannya haji dan umroh memiliki derajad yang setara dengan jihad. Hal itu karena jihad dan haji sama-sama menuntut seseorang untuk mengorbankan harta, tenaga, dan bahkan jiwanya. oleh karena itu janganlah kita kotori jihad kita dengan harta yang tidak halal dalam menunaikan ibadah haji atau umroh. Sebagaimana hadis berikut

 

من حج بمال حرام فقال: لبيك اللهم لبيك، قال الله عز وجل له: لا لبيك ولا سعديك، وحجك مردود عليك

Artinya: “Jika seseorang melakukan haji dengan harta yang tidak halal, lalu dia membaca talbiyah maka Allah menjawab ‘Tidak ada labbaika wa la sa’da’ika, hajinya ini ditolak” (HR Ibnu Adi, 1/130 dan Ad Dailami, 1/161, diperkuat dengan riwayat Al Bazzar).

  • Pelaksanaan sesuai Tuntunan Rasulullah

Syarat selanjutnya adalahmenunaikan haji dan umroh sesuai dengan apa yang Rasulullah SAW ajarkan pada kita. tanpa mengurangi ataupun melebih-lebihkannya.

  • Menjaga Lisan

Hal selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah menjaga lisan dari kata-kata kotor atau menykitkan bagi sesama.

 

فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ فِي الْحَجِّ

Artinya: “Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, Maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji.” (QS. Al-Baqarah (2) : 197).

Ciri-Ciri Haji atau Umroh Mabrur

Sekarang, mari kita membahas bersama apa saja ciri-ciri haji atau umroh mabrur. Para ulama merumuskan ada beberapa tanda haji mabrur. 

ومن علامات الحج المبرور طيب المعشر، وحسن الخلق، وبذل المعروف، والإحسان إلى الناس بشتى وجوه الإحسان، من كلمة طيبة، أو إنفاق للمال، أو تعليم لجاهل، أو إرشاد لضال، أو أمر بمعروف أو نهي عن منكر، 

 

Artinya: “diantara tanda-tanda haji mabrur adalah menjadi pribadi yang baik selepas haji atau umroh, memiliki akhlak yang mulia, mengamalkan segala hal yang ma’ruf atau baik, selalu berbuat baik kepada sesama tanpa pamrih, senantiasa menginfakkan hartanya, mengajarkan kebaikan kepada orang-orang yang belum mengetahui, menunjukkan kebenaran bagi orang-orang yang masih tersesat, senantiasa menjalankan Amr ma’ruuf nahi Munkar”

Baca Juga  Suasana Qanat Quartier di Pearl Island: Memeluk Pesona Keindahan Qatar

 

  1. Menjadi pribadi yang baik selepas haji
  2. Memiliki akhlak yang mulia
  3. Mengamalkan segala hal yang ma’ruf atau baik
  4. Selalu berbuat baik kepada sesama tanpa pamrih
  5. Senantiasa menginfakkan hartanya
  6. Mengajarkan kebaikan kepada orang-orang yang belum mengetahui
  7. Memiliki dorongan untuk menunjukkan kebenaran bagi orang-orang yang masih tersesat
  8. Senantiasa menjalankan Amr ma’ruuf nahi Munkar

 

Baca Juga : Tempat Miqat untuk Haji dan Umroh

Kunjungi : 

Umroh Jawa Barat

Travel Umroh Subang

Referensi : 

https://www.islamweb.net/

https://www.gomhuriaonline.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Recent Posts

  • All Post
  • Blog
  • Edukasi Islam
  • Fiqih Umroh
  • Haji
  • Info Umroh Plus
  • News
  • Review Paket Umroh
  • Review Wisata Halal
  • Tips Umroh
  • Uncategorized
  • Wisata

PT. Cahaya Raudhah

Jl. Ukong Sutaatmaja, Cigadung, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211

© Created by Cahaya Raudhah Tour and Travel

Buka Chat
Cahaya Raudhah
Assalamualaikum

Ada yang bisa kami bantu?

Hubungi Kak Sandra (admin) untuk informasi lebih lanjut..